Oktober 16, 2009

Omong kosong apakah ini???

Mereka benar..aku salah..

Mereka memperingatkan dan aku mendengarkan

Aku merubah mereka tetap tidak berubah..

Lalu apa yang harus aku lakukan??

Jika memang kesalahan adalah milikku

Mengapa mereka hanya memperingatkan

Tapi tidak melakukan apa yang mereka sampaikan

Jika memang kebenaran adalah milik mereka

Mengapa mereka tidak memperlihatkan

Apa yang menurut mereka adalah kebenaran…???

Jangan merasa kau adalah yang paling benar

Jika dalam kehidupan kamu masih melakukan kesalahan

Jangan menjudge seseorang itu salah

Jika kamu juga jarang melakukan kebenaran..

Omong kosong apakah ini>????

Agustus 01, 2009

Aku Mencintainya

Aku mencintainya seperti aliran air yang mengalir disungai, danau, lautan, dan samudera

Aku mencintainya sebening embun rerumputan

Aku mencintainya seputih salju dan kapas yang tak ternoda

Aku mencintainya seperti udara menghidupi insan didunia

Aku mencintainya seperti darah yang mengalir ditubuh tiap manusia

Aku mencintainya dalam mimpi, dalam tidurku, dalam sadarku dan ketidaksadaranku

Aku mencintainya setinggi bintang diangkasa

Aku mencintainya sesetia bulan bersinar dimalam hari

Aku mencintainya setepat matahari terbit dipagi hari

Aku mencintainya sepanjang hayat dan hidupku kelak diakhirat nanti

Aku mencintainya dengan segenap jiwa dan ragaku

Aku mencintainya setulus hati dan perasaanku


Mungkin aku salah padamu

Memiliki cinta yang terlalu besar membuatku menutup mataku

Aku juga terlalu egois

Ingin memiliki seluruhnya darimu dan tentangmu tapi aku tau itu tak mungkin

Dirimu adalah milikmu, aku tidak bisa memiliki semuanya.

Walau hati ini menangis karena kesalahan dan kegoisanku yang tak pernah tersadar olehku..dan

terus menerus aku ulangi lagi dan lagi

Kau harus tau aku sangat ingin menghilangkan sifat itu…

Maafkan aku yang terlalu mencintaimu dan belum bisa menjadi yang terbaik buatmu.

Juli 17, 2009

Tali


aku tak tersadar diantara tumpukan asa yang sengaja terhempas
tertindih terhimpit membuka luka yang amat dalam
tak mampu berdiri dan hanya merintih
mencoba bertahan meski tak setetes air tersisa

tali....ya sebuah tali....
aku tak diam dan mencoba meraih sebuah tali
ku coba merengkuh namun tubuhku semakin tenggelam
sedikit ujungnya tersentuh olehku namun tertahan lumpur kegagalan
sebuah keajaiban menghampiri tali menhampiri dan mengikat tanganku
sekuat tenaga mencoba mengangkatku yang hampir terkubur...
namun tali itu terbawa oleh tubuh ku dan menariknya semakin dalam
tali yang indah dan dirajut dengan emas...talinya merenggang dan jauh dari pangkalnya
pangkalnya menarik dan menahannya begitu keras dan meminta untuk melepaskan tubuh kotor berlumur darah
aku tak sanggup melihat kesakitannya...

aku kadang tak sanggup betapa penderitaannya
siapapun yang membaca ini sedikitlah anda mau melihat
tubuhku terdiri atas tumpukan sampah yang terbuang hingga terbentuk onggokan 100 kilogram
dan semua menjadi beban tali yang aku yakin kuat
namun apakah tali itu mampu bertahan dengan rentangan antara ujung yang melilit tanganku dan pangkal yang tak berujung...

kau...tali....ya aku mau bicara denganmu...
meski aku tak mau kau lepaskan aku dan tenggelam terkubur dalam
tapi aku juga tak mapu melihatmu terentang karena aku...
atau hanya aku menunggu waktu hingga akhirnya tak bernafas
sebelum semakin dalam apa aku mampu melakukan sesuatu untuk meredakan kesakitanmu
tak adil buat aku untuk mengatakannya tapi kau aku akan selalu bersama dengan nafasmu...

created by Adi (my lovely man)

For me :

Walau aku hanya seutas tali
Aku yakin dengan kekuatan dan keikhlasanmu aku bisa menjadi besi
Yang bisa menjaga dan menolongmu
Di setiap desahan nafasku

Kamu bukan sampah, kamu juga belum gagal
Bukankah semua hanya cobaan semata
Tiap manusia mengalaminya
Bagiku 100 kg itu berarti buat hidupku bukan onggokan melainkan berlian
Karena dia terdiri dari banyak elemen positif yang memberi arti
untuk kehidupan disekitarku

Sayang betapapun kamu menghargai dirimu lebih kecil dari yang lain
Bagiku kamu tidak bisa dihargai oleh apapun melainkan tak terhingga.
I love U...

Juli 02, 2009

cinta kita...

Berlindung dari ketakutan
Dengan pandangan menerawang jauh tanpa tujuan
Terlihat sosokmu begitu tulus walau kau terlihat rapuh
Aku temukan kamu dari alang2 yang menjulang tinggi
Hampir tak terlihat, hampir tak mungkin..ini semua jadi kenyataan

Mungkin takdir yang menyatukan hatiku dan hatimu
Hingga sesaat saja terlahir suatu rasa yang disebut cinta
Kini kau ada bahkan selalu ada dimanapun aku berada
Walau cinta ini belum memiliki suatu ikatan sakral dalam kehidupan
Namun bagiku kau adalah belahan jiwa yang tak mungkin tergantikan

Kita saling mengisi, kita juga saling melengkapi
Kelebihan maupun kekurangan yang terkadang terlupakan dan tak disadari
Banyak orang yang tak setuju dan tidak sedikit yang juga mencela diri kita
Aku lelah sayang, aku ingin kita bahagia seperti mereka tanpa ada yang menghina
Aku ingin memiliki cinta ini tanpa ada seorangpun yang mengatakan kamu harus begitu dan juga begini..

Sekalipun aku tak pernah membayangkan kalau perjalanan cintaku akan seperti ini
Sulit diterima mereka..dipandang rendah oleh mereka dihina oleh mereka
Mereka2 yang tidak mengerti sebenarnya apa arti dari sebuah cinta
Namun Aku tidak peduli tentang mereka.
Yang aku yakini kau memberikan kekuatan cinta yang tak tertandingi
Dan aku juga yakin kau akan selalu kuat karena aku akan selalu ada untuk menguatkanmu.

Aku berharap semua ini hanyalah ujian cinta kita, dan aku berharap kau tak kan pernah menyerah dan akan selalu berjuang demi cinta kita,,,

Juni 27, 2009

Doaku

Aku bersyukur kepada-Nya aku masih diberi keselamatan, aku masih diberi kesempatan untuk memperbaiki seluruh keadaan yang membuat kami merasa tidak nyaman, yang membuat kami merasa jauh dan terutama memperbaiki pola dan arah langkah hidupku.. Ya Allah aku memohon pada - Mu jangan biarkan aku menjauh dari-Mu dan jangan biarkan setan2 menguasai jiwa dan ragaku...Amien..

Juni 18, 2009

Aku ikhlas dengan semua itu...

Diam bukan berarti bungkam
Bicara bukan berarti mengungkapkan
Menangis bukan berarti rapuh

Kini aku merasa hancur
Dalam kegalauan, keraguan dan kegelisahan
aku sendiri dengan kebingungan yang memuncak
Aku sendiri dengan kesedihan yang berteriak

Aku tidak boleh begini
Terus meratapi hari demi hari
Bukanlah suatu kebenaran yang hakiki
Terus bertanya mengapa
Tanpa tau jawaban apa yang benar menurut hati
Jawaban apa yang terbaik dalam hidupku ini

Aku harus tegar.. aku tidak boleh kalah sebelum berperang
Aku harus kuat.. aku harus bertahan ditengah derasnya gelombang.
Kini aku pasrah dalam kegetiran..kesedihan..kebimbangan..dan ketidakadilan
Aku harus menerima walau teramat sulit
Walau sangat menyakitkan.
Biarlah mereka yang mengukir hidupku
Biarlah mereka yang menuliskan diary kehidupan cintaku...
Aku ikhlas dengan semua itu...

Juni 11, 2009

Tanpa ada kata mungkin sepanjang hidupmu dan aku..


Mungkin kau pikir aku lupa
Mungkin juga kau pikir aku tega
Mungkin kau mengira aku tak peduli lagi padamu
Mungkin juga kau mengira kau tak berharga untukku

Mungkin aku terlalu egois
Mungkin aku ingin menang sendiri
Mungkin gengsiku lebih besar dari niatku
Mungkin aku bersalah tapi aku terlalu malu untuk mengakuinya

Tapi yang perlu kau tau
Disana terbesit luka didalam dada
disana terbesit kerinduan yang mencekam jiwa
Disana tersimpan keinginan untuk bercanda dan tertawa bersama

Aku tak tau pikirmu
Semua hanya kemungkinan
Yang tak kutau adakah iya mendekati kebenaran.
Namun keyakinan bagiku.
Apa yang terbesit itu adalah nyata
Dan semua hanya untukmu.
Walaupun kau tak tau apa rasaku

Aku sayang padamu adikku...selamanya akan tetap seperti itu
Dengarkan aku ini semua sangat menyiksaku
Ingin aku menciummu. ingin aku memelukmu
Walau kita dekat, aku tetap merasa jauh
Walau ku tersenyum padamu, aku tetap merasakan jarak itu..
Akankah itu kembali menjadi baik-baik saja
Tanpa ada kata mungkin sepanjang hidupmu dan aku..

Juni 10, 2009

Dialah Adikku Permata Hatiku..

Didalam kerinduan yg teramat sangat
Memeluknya, bermanja dan menghabskan waktu dgnnya berdua
Terselubung keegoisan dr hati yg tak seharusnya.
Ingin rasanya aku membalikan keadaan seprti sedia kala.
Tapi lidahku kelu
Tak sanggup berkata, rasa bersalah ini sedang menghukumku
Aku tak tau akankah ini berakhr atau akan lebh buruk lgi.
Aku berharap ada secerch harapan untukku melihat dia tersenyum dan trtawa lg brsamaku.
Dialah adikku, permata hatiku

Juni 05, 2009

Maafkan aku...atas segalas khilafku..


Dari sisi yang mana kubisa melihat kegelapan adalah suatu penerangan
Sedang aku tak bisa berkutik dalam putaran pikiran dan waktu yang kubuat tanpa kesengajaan
Aku ingin meminta kalian untuk mengerti dan memahamiku
Sulitkah itu bagimu??

Aku merasa adalah orang yang paling tidak berguna didunia ini
Haruskah ku terus melangkah dijalan yang kutau itu adalah melawan arus keinginan kelurga

Ingin kuperjuangkan segala yang ada dalam dada
Namun terkadang semua menjadi percuma karena mereka enggan mendengarkan dan memberikan aku asa.
Salahkan aku..salahkan aku sepuas hatimu.
Memang itulah aku...dan tak akan menyangkal walau mungkin itu tidak berarti benar
aku akan terdiam dalam sorot mata yang kosong tanpa arah dan harapan.
Itulah yang akan terjadi suatu saat nanti
Karena aku sudah lelah untuk maju dan berdiri walau semua adalah yang terbaik sepanjang hayat dan nadi dalam lorong perjalananku

Maafkan aku jika nanti aku pergi
Maafkan aku jika banyak yang aku sakiti
Maafkan aku jika jalan yang aku pilih adalah derita bagiku dalam pikiranmu
Maafkan aku jika apa yang kau katakan tidak bisa aku terima dihati

Kini aku hanya ingin sendiri
Kini aku hanya ingin merenungi apa yang harus aku lakukan demi hidupku ini
Kini aku tau bahwa aku tidak lebih dari seorang benalu dalam keluargaku...
Untuk yang terkahir kali Maafkan aku...atas segalas khilafku..

Juni 03, 2009

Kini aku menyesal...


Aku terdiam dalam kebersalahan yang tak bisa terungkapkan
Ingin berteriak dengan segenap kesesakan yang membuat nafas ini tersedak
Malu menghadapi diri didepan semua orang bahkan hanya didepan kaca
Menyalahi diri yang kini semakin terpuruk dalam kebinasaan kehidupan
Aku telah mencari nikmat dunia, yang kini terhampar dalam kehausan mata
Aku telah melewatinya walau telah kutolak dan kutetap mencicipinya
Adakah aku kan balik kedunia yang tidak hitam namun terang dan bercahaya?
Hanya aku yang bisa memilih mana yang terbaik untuk langkah kakiku dimasa mendatang
Haruskah aku lari karena kenyataan ini terlampau pahit
Ataukah aku terdiam lagi dalam kemunafikan yang berujung kemuakkan
Inilah cerminku sekarang..Aku sangat membenci wajah itu
Kini aku ingin kembali ke jalan itu
Adakah yang mau meraih tanganku dan menunjukan sebenarnya masih ada harap tersisa
walau sesuatu yang usang, hitam dan kelam telah ku genggam..
Kini aku ingin melepas semua agar beban jiwa dan raga ini berkurang
Dan aku tak lagi terjatuh dalam lubang kenistaan...
Kini aku menyesal...